Daisypath Wedding tickers

Selasa, 03 Mei 2016

Review Vendor Lamaran

Masih seputar lamaran tanggal 24 April 2016 yang kronologisnya bisa dilihat di sini, kali ini saya akan mereview tentang vendor yang dipakai. Kami cukup hemat dalam lamaran ini, so mau tau tipsnya? Monggo disimak :)

Venue: Prambanan Restaurant, Hotel Kartika Chandra

Skor: 10/10

Sekilas mengenai Prambanan Restaurant, ini adalah restoran yang terletak di lobby Hotel Kartika Chandra, menyediakan berbagai variasi makanan dari Indonesia, Western, Italian, dan Asian yang berkapasitas 125 orang. Buffet dan a la carte tersedia di sini.

Sekali lagi, ini thanks to our dearest marketing, Mas Afizt, yang betul-betul kooperatif, sigap, dan tanggung jawab dari awal sampai akhir acara. Satu restaurant ini diblock khusus untuk acara saya, dengan guaranteed 70 PAX, saya bebas menggunakannya dari pukul 11:00 - 15:00. Karena saya hanya bayar makanan saja, setelah saya kalkulasikan, harga yang saya bayar lebih murah dibandingkan dengan mengadakan acara di rumah. Complimentary sound system dan rangkaian bunga (kalau nggak salah dapet 2), tanpa dikenakan charge apapun.

Soal venue saya PUAS pake BANGET. Tempatnya terang, nyaman, rapi, dan nggak hiruk-pikuk, musik juga instrumen yang enak di kuping. Interiornya klasik dan fotogenik yang bikin foto keluarga kita cihuy banget. Parkir? Nggak usah ditanya, banyak banget dan jalannya nggak jauh. Sesepuh dan krucil friendly deh. Untuk yang anti ribet ngadain acara lamaran rumahan, Prambanan Restaurant sangat saya rekomendasikan.

F&B: Prambanan Restaurant, Hotel Kartika Chandra

Skor: 8/10

Tentunya makanan dari Prambanan donk yah, secara ini restaurant gituh, hehe. Makanannya enak sekali, semua tamu komentar begitu. Harga yang saya dapet ini BEST DEAL banget. Sampai-sampai, pakde dan kakak sepupu saya mengira saya mengeluarkan uang puluhan juta untuk acara ini. Padahal wah jauh bangettt di bawah perkiraan mereka.

Makanan di sini tipe buffet yang lengkap banget, Mas Afizt mengirimkan pilihan menu 2 minggu sebelum acara dan berikut menu yang saya pilih:

Appetizer:
Assorted Cold Cut, Assorted Canape, Fruit Salad, Nicoise Salad, Salada Nusantara, Salad Bar & 3 Kinds of Dressing

Soup:
Asparagus Cream Soup with Crouton

Main Dishes:
Nasi Putih, Irish Stew with Root Vegetables, Grilled Chicken Mushroom Sauce, Poached Snapper Beurre Blanc Sauce, Potato Croquet, Cream of Broccoli Florets

Indonesian Food:
Nasi Goreng Merah, Empal Gepuk, Pepes Tahu, Cumi Bakar Balado, Trencem Sayuran

Dessert:
Seasonal Slice Fruit, Es Teler, Jajanan Pasar, Pisang Ijo, Assorted French Pastry

Condiment:
Bread, Butter, Cheese Board, Aneka Kerupuk, Aneka Sambal, Lalap & Acar

Stall:
Sushi & Sashimi, Soto Betawi, Roast Chicken

Drink:
Mineral Water free flow

Langsung laper lagi saya jadinya...Aselik enak banget.
Hanya ada 2 minus, yaitu:
  1. Pelayan kurang sigap merefill makanan kosong, meskipun di dapur masih ada.
  2. Perjanjiannya, jika makanan bersisa maka akan dibungkus. Saya harus mengingatkan kembali kepada pihak restaurant, itupun ada beberapa item makanan yang sisa banyak (roast chicken, nasgor merah, soto betawi, roti, sayuran, salada nusantara) yang tidak dibungkus. Hal ini sudah saya sampaikan ke Mas Afizt, supaya ke depan bisa lebih baik lagi.
Tapi overall, worth every penny deh, makanan enak harga bersahabat kualitas hotel bintang 4.
Great Job!!!

Dokumentasi: Dwi Pratama Photography (and friends)

Sengaja tidak mencantumkan skor, karena Dwi Pratama Photography ini punya Mas DH.
Nanti takutnya jadi subjektif, hehehe.

Overall, PUAS donk, teamnya kece banget. Tepat waktu, rapi, bisa mengarahkan, dan nggak asal-asalan. Biarlah foto-foto pada ulasan ini menjadi bukti kehandalan team Dwi Pratama. Thanks juga untuk teman-teman Dwi Pratama yang sudah membantu mendokumentasikan hari bahagia ini.

Pakaian: Penjahit Nuansa

Skor: 9/10

Penjahit Nuansa, Pak Darsono namanya, ini rekomendasi dari mamanya Mas DH. Pak Darsono paham maunya saya bagaimana dan memberikan masukan-masukan tanpa kesan menggurui. Harganya sangat ekonomis, sodara-sodara. Saya sampai takut hasilnya nggak bagus, ternyata? Rapihhh!!! Cuma ada beberapa jahitan yg belum dilem, kelupaan sepertinya. Tapi itu sih cemen lah, tetep aja bagus.

Selesainya lebih cepat satu minggu sebelum tanggal yg dijanjikan. Emejing! Ongkos per Maret 2016, untuk kebaya Rp 200.000, kemeja pria Rp 180.000, dan jahit pinggir kain (dirapiin doank biar ga kewer2, apasih bahasanya) Rp 30.000 sajah. Cocok buat yang mau hemat tapi pengen tampil caem.

Cincin Tunangan: Edo

Skor: 9.5/10

Edo adalah temennya Mas DH dan doski jago banget bikin cincin custom.
Harganya tentu harga temen donk, sejujurnya saya juga nggak tau sih berapa, hehehe.
Cincin saya dainty, tipis, dengan berlian kecil. Imut, minimalis, elegan, dan nggak pasaran.
Kekurangannya cuma warnanya kurang rosegold aja.

Edo ini after sales servicenya ocey banget, karena tanggung jawab untuk kecilin ukuran cincin dan warna rosegoldnya dibikin lebih mantap at no charge.

Dekorasi: Pasar Bunga Cikini, Arion Mall, dan Koleksi Pribadi

Skor: 7/10

Untuk pasar bunga Cikini, pilihannya nggak lengkap karena udah kesorean saya datangnya, tapi ada beberapa warna lucu dan harganya masih lumayan masuk kantong. Hati-hati kalau lihat bunga potongan dan dibungkus kain/koran dijembrengin di pasar, itu sisa dari gedung. Tawar murah aja, saya dapet kemahalan. Besok siang bunganya udah layu. So, overall OK aja. Makin nyesel ketika tau bahwa team Prambanan menyediakan bunga juga.

Untuk pajangan, pot bunga imitasi tulisan LOVE (Rp 175.000) dan frame kecil (@Rp 40.000) itu beli di Arion Mall, Rawamangun. Harganya menurut saya nggak murah, tapi emang lucu-lucu. Frame lainnya pinjam dari ruang keluarga. Hurufnya print di Jalan Waru, Rawamangun. Overall, OK juga.

Sanggul: Go-Glam by Go-Jek

Skor: 6/10

Saya menyesal sih, manggil Go-Glam. Maksud hati nggak mau ke salon, tapi ternyata Go-Glam nggak bisa nyanggul. Datangnya on-time, which is very good. Tapi, kerjanya lama dan hasilnya nggak rapi, kebanyakan hair spray. Masih bagusan saya nyanggul ala-ala sendiri. Saya jadi telat untuk make-up. Well, lesson learnt.

Make-Up: Saya Sendiri

Nggak fair kalau dikasih skor ya, hehehe. Saya sih cukup puas, could be better. Shading di wajah masih kurang halus karena keburu-buru, bulmat palsu juga dipake 5 menit sebelum acara mulai. Saya sejujurnya paling takut dimake-up sama salon, karena curiga hasilnya nggak bagus. I trust my skill more, apalagi ini hari penting dan nggak mau banget kalo make-up sampe failed. 3x wisuda dan acara formal lainnya saya selalu makeup sendiri. Untuk urusan ini, saya picky banget. Saya maunya tipe-tipe make-up Mbak Fitri Liza yang super keceh itu, tapi budget ngga ada. Satu-satunya solusi adalah make-up sendiri aja.

Sedikit tips bagi yang berminat make-up sendiri dengan budget terbatas: invest in good foundation, concealer, and eyeshadow base. Saya menggunakan MAC pro longwear concealer NC 35 dan MAC paint pot Indianwood, lalu Revlon colorstay foundation (dry normal, sand beige) saya campur concealer MAC. Bikin awet tahan lama.

Sekian review vendor lamaran saya, apabila ada kurang-kurang akan saya update secara berkala. Semoga bermanfaat yah :)

Senin, 02 Mei 2016

Lamaran The Javanensis

Alhamdulillah, puji dan syukur kami panjatkan hanya kepada Allah SWT, yang telah menganugerahi kami kelancaran acara lamaran saya dan Mas DH pada Hari Minggu, 24 April 2016, pukul 11:30 - 14:00 di Prambanan Restaurant, Hotel Kartika Chandra.

Lamaran saya terlaksana dengan baik dan lancar, hanya molor sedikit aja. Harusnya acara mulai jam 11:15, tapi jadi 11:30 karena si calon manten wanita, *iya saya*, kena macet di Semanggi. Subhanallah, sesuatu banget begitu datang, tamu dari keluarga saya udah duduk rapi manis jejer. Panik dong, karena belum taro bunga dan dekor kecil lainnya. Alhamdulillah keburu. Yang canggihnya lagi, the power of kepepet allowed me to put on my false eyelashes in less than 5 minutes. Knowing that I  failed many many times in the past putting on false eyelashes, bisa pasang bulu mata palsu dengan sakseis ini betul-betul anugerah. Hahaha....

Hari itu saya tampil kece donk, meskipun lupa bawa giwang dan kalung, jadi saya pinjam giwang mama dan kalung tante. Yang penting tetep bikin Mas DH nggak hilang selera untuk meminang saya, hihihi. Baju sedikit kedodoran karena ternyata pakai korset itu bikin perut buncit saya sedikit singset, iya sedikit doank sih. Anyway, dari lamaran ini yg bisa saya petik: tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah. Mendekati sempurna adalah hal yang sangat patut disyukuri.

Dimulai dengan Om saya, adik sepupu papa, yang dengan berbaik hati mau menjadi MC sekaligus wakil dari keluarga, agenda acara satu per satu terlewati dan diakhiri dengan doa bersama dan ramah-tamah sekaligus makan siang. Sebagai referensi, berikut agenda acaranya:
  1. Pembukaan oleh MC, membacakan garis besar agenda acara hari ini.
  2. Perkenalan keluarga saya oleh Om CPW, sekaligus menanyakan maksud kedatangan CPP.
  3. Perkenalan keluarga CPP oleh Omnya CPP. Dilanjutkan dg penyampaian maksud &tujuan kedatangan oleh ayah CPP.
  4. Ayah CPW menanggapi maksud & tujuan keluarga CPP tadi, dan menanyakan kepada CPW apakah bersedia menerima lamaran. Di sini saya iseng jawab: "Saya tidak sanggup (jeda sejenak, Mas DH langsung melotot) menolak lamaran dari Mas DH". Kemudain para pemirsa menyerukan "Alhamdulillaaaah" dan Mas DH langsung senyum-senyum malu. Saya hampir cengengesan, untung masih jaim.
  5. MC announced tanggal, waktu, dan tempat pernikahan (karena sebelumnya sudah disepakati, jadi nggak perlu rembukan lagi). Sebetulnya ini brilliant karena sangat menghemat waktu, apalagi melihat ponakan-ponakan yang menatap nanar karena kelaparan.
  6. MC mempersilakan kedua ibu CPP & CPW untuk bertukar hantaran secara simbolis.
  7. MC mempersilakan ibu CPP untuk menyematkan cincin kepada CPW, kemudian ibu CPW menyematkan cincin kepada CPP. Sepupu CPP yang membawakan cincinnya ke depan.
  8. Doa bersama.
  9. MC mengumumkan acara selesai, kemudian makan siang sekaligus ramah-tamah.
  10. Setelah makan siang, MC announced untuk foto bersama dan keluarga CPW berbaris untuk mengantarkan keluarga CPP yang berpamitan pulang, sambil diserahkan hantaran baliknya.
Ada yang membutuhkan teksnya? Silakan japri, I'll be very happy to share. Karena jujur mempersiapkan teks dan alur acara ini lumayan bikin pusing, saya awalnya ngeremehin.

Kini saya resmi menjadi tunangannya Mas DH. Vendornya siapa saja? Next post yah.
Lamaran The Javanensis, 24 April 2016